Breaking News

Pentas Seni dan UMKM Ngampilan 2026: Menghidupkan Nilai Inklusi Lewat Budaya dan Kebersamaan


NUSANEWS.COM || Yogyakarta,
3 Mei 2026 —
Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) Ngampilan menjadi saksi semaraknya “Gebyar UMKM dan Pentas Seni Budaya 2026” yang digagas oleh Yayasan Kebaya Yogyakarta bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara seni, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi dalam membangun masyarakat yang inklusif.

Mengusung integrasi edukasi SOGIESC (Sexual Orientation, Gender Identity and Expression, and Sex Characteristics), kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pemahaman tentang keberagaman melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Pendekatan budaya menjadi kunci agar pesan inklusi dapat diterima secara lebih luas dan tidak berjarak,” ungkap Vinolia Wakijo, Direktur Yayasan Kebaya Yogyakarta.

Berbagai kegiatan menarik tersaji sepanjang hari, mulai dari aktivitas olahraga bersama, pertunjukan seni lintas generasi dan komunitas, hingga bazar UMKM yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk komunitas transpuan, ODHIV, disabilitas, serta warga lokal.

Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga membuka ruang dialog dan interaksi sosial yang lebih luas. Pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga dapat berpartisipasi dalam sesi edukasi dan berbagi pengalaman komunitas.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Yogyakarta FX. Wisnu Sabdono Putro, S.H., M.H. Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Kota Yogyakarta, Bernadus Bayu Laksmono, S.Sos., dari Bakesbangpol Kota Yogyakarta, yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yayasan Kebaya Yogyakarta dalam membangun jejaring hingga tingkat internasional, dan tokoh masyarakat yang memberikan dukungan terhadap upaya membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis.

Menurut panitia pelaksana, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat jejaring antar komunitas serta meningkatkan visibilitas dan daya saing UMKM lokal di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Didukung oleh Project BFDW, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong terciptanya ruang publik yang aman, terbuka, dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.(LH)
© Copyright 2022 - NUSA NEWS