NUSANEWS.COM || Sleman, 26 April 2026 — Gerakan Sedekah Barang Bekas (BARKAS) “SABAR” yang digagas warga RT 02 Pedukuhan Kluwih, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Sleman, terus menunjukkan dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat. Pada Minggu pagi (26/4), warga kembali menggelar kegiatan kerja bakti pemilahan barang bekas yang telah dikumpulkan sejak program ini berjalan pada Februari 2026.
Dengan semangat kebersamaan, warga secara sukarela mengumpulkan berbagai barang tidak terpakai seperti kipas angin, kompor beserta selang gas, magic com, aki bekas, hingga sampah rumah tangga lain yang masih memiliki nilai ekonomis.
Selanjutnya, barang-barang tersebut dipilah untuk menentukan mana yang dapat dimanfaatkan kembali atau dijual.
Ketua Kelompok Sedekah BARKAS “SABAR”, N.S. Sukirman, menjelaskan bahwa gerakan ini memberikan manfaat nyata, baik dari segi kesehatan lingkungan maupun nilai ekonomi. Hasil pemilahan barang yang memiliki nilai jual akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan kebutuhan bersama warga.
“Program ini tidak hanya mengurangi beban sampah, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sedikit demi sedikit, kami berharap bisa membantu mengatasi persoalan sampah di Sleman, bahkan Yogyakarta secara umum,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program Sedekah BARKAS “SABAR” terbuka untuk masyarakat luas. Warga di luar Pedukuhan Kluwih yang ingin berpartisipasi dapat menyedekahkan barang bekasnya dengan menghubungi nomor 081282620750. Pengurus siap melakukan penjemputan langsung ke rumah, sehingga memudahkan masyarakat untuk ikut berkontribusi.
Ketua RT 02 Pedukuhan Kluwih turut mengapresiasi keterlibatan aktif warganya.
Menurutnya, kegiatan kerja bakti dalam pengumpulan dan pemilahan BARKAS bukan hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong.
“Kami sangat senang melihat warga begitu antusias. Harapannya, program ini mampu terus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Melalui gerakan Sedekah BARKAS “SABAR”, warga Kluwih menunjukkan bahwa langkah sederhana dalam mengelola barang bekas dapat menjadi solusi nyata bagi persoalan lingkungan sekaligus menciptakan manfaat sosial yang berkelanjutan.(LH)

Social Header