NUSANEWS.COM || Gunungkidul ,12 0ktober 2026, Acara pertemuan rutinitas (Kopdar) yang dijadwalkan setiap 2 bulan sekali oleh Komunitas Cinta Damai berlangsung di rumah kediaman Rosita Jetis Semanu berjalan lancar dengan membuahkan hasil kesepakatan bersama yaitu akan diadakannya Baksos di daerah Tanjungsari dengan beberapa titik obyek penerima bantuan dalam bentuk sembako yang akan di lakukan penyerahannya pada tanggal 25 Oktober 2026 mendatang. selain keputusan Baksos, pada kesempatan tersebut ketua komunitas Cinta Damai (Uty) mengucapkan rasa syukur atas berkembangnya komunitas Cinta Damai saat ini, terbukti dengan semakin bertambahnya anggota baru yang bergabung. Berjalannya visi misi sosial dengan baik di tengah masyarakat Gunungkidul, bukan hanya dari segi kegiatan Baksos nya saja akan tetapi kebersamaan dan jiwa kesetiakawanannya yang tinggi antar anggota, sehingga Komunitas Cinta Damai sesuai dengan namanya yang memiliki arti mencintai perdamaian dalam menjalankan kinerjanya peduli terhadap masyarakat adalah salah satu alasan anggota baru kita untuk ikut serta bergabung membesarkan Komunitas Komunitas Cinta Damai, ungkap uty.
Disampaikan juga oleh Mika tentang peran kita sebagai pekerja sosial ditengah masyarakat, hal ini mengingat bahwa masih banyaknya lingkungan di sekeliling kita yang mengharapkan uluran tangan orang lain guna mengurangi beban hidup mereka, meski sekalipun kita tetap harus mengukur batas kemampuan yang kita miliki. Pertemuan rutinitas ini tetap kita jalankan sesuai jadwal yang ada, melainkan kegiatan bakti sosial akan kita adakan kapanpun selama anggaran yang kita miliki bisa untuk mencukupi kebutuhan yang diperlukan, mengingat bahwa saat ini kemampuan finansial kita masih bergantung pada iuran anggota tegas Mika. pernyataan tersebut dibenarkan oleh Imo dengan sedikit menekankan harapan bagi semua anggota untuk selalu hadir pada acara pertemuan kopdar seperti ini, karena selain memperkuat silaturahmi antar anggota juga akan menunjang lancarnya iuran kas komunitas serta tersalurnya inspirasi serta komukasi anggota secara langsung dengan tetap memegang prinsip kebersamaan dan kekeluargaan, tutur Imo.
Komunitas Cinta Damai Gunungkidul adalah wadah bagi masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sosial, selain menjunjung tinggi persaudaraan, komunitas ini selalu berusaha membenahi kekurangan yang ada, baik dari sisi admistrasi keorganisasian maupun gagasan gagasan yang berkualitas untuk membangun kemajuan komunitas sehingga mampu menjalankan visi misi dengan baik dan tetap menjaga serta memperkokoh kemampuan anggota, mengingat semua kegiatan ini tak lepas dari peranan finansial yang aman pada masing masing anggota. Komunitas Cinta Damai akan berupaya membuat terobosan terobosan baru bagi kesejahteraan anggota, sehingga nantinya akan tetap seimbang antara kegiatan sosial dengan kesejahteraan anggota komunitas, pernyataan ini disampaikan Jainudin pada uraiannya di penghujung acara pertemuan Kopdar Komunitas Cinta Damai 11 Oktober 2026.
( Jay)

Social Header