Breaking News

Peran Penyuluh Agama Menguat, Jadi Garda Perlindungan Keluarga


NUSANEWS.COM || YOGYAKARTA, ( KUA Sewon)
— Peran penyuluh agama Islam menjadi penguatan Pelopor dan Pelapor (2P) di Daerah Istimewa Yogyakarta kian berkembang, tidak hanya dalam penyampaian dakwah, tetapi juga dalam upaya perlindungan keluarga. Hal ini karena, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY berkolaborasi dalam penanganan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kegiatan dilaksanakan, Kamis 9/4/2027


Penyuluh Agama Islam KUA Sewon sekaligus Ketua MMQ PAI Indonesia, Rustam merasa bersyukur atas pembekalan yang memperkuat perannya sebagai pendamping, edukator, serta pelopor dan pelapor kasus KDRT dalam membangun keluarga harmonis. 

“Penguatan ini relevan di tengah tingginya kasus KDRT, sehingga diperlukan pendekatan kolaboratif yang preventif dan responsif agar penyuluh Agama Islam mampu menjadi pelopor dan pelapor untuk terwujudnya keluarga yang harmonis,” Harap cucu Kyai Hasan Temenggung itu kepada Redaksi

Dalam sambutannya, Arif yang mewakili Kepala Dinas DP3AP2 DIY mengajak penyuluh agama untuk memperkuat kolaborasi dalam layanan perlindungan perempuan dan anak di DIY. Ia menekankan pentingnya penanganan kasus KDRT yang tepat, cepat, dan solutif serta berkeadilan.

Sementara itu, Ketua Tim Kepenyuluhan Agama Islam Kanwil Kemenag DIY, Nur Ahmad Ghozali, mendorong penyuluh menjadi teladan dan garda terdepan dalam membangun keluarga sakinah serta mencegah KDRT melalui peran strategis penyuluh Agama di KUA se-DIY dalam pencegahan pernikahan usia anak dan penyelesaian konflik melalui mediator bersertifikat. (Rtm)
© Copyright 2022 - NUSA NEWS