NUSANEWS.COM || LAMPUNG TIMUR (Muslimat NU Kupangsari) – Jamaah Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kupangsari menggelar yasinan rutin dan doa bersama untuk mendoakan Nyai Bei Mi’ah Hasan binti Raja Alam VIII. Kegiatan berlangsung di kediaman Ibu Maimunah, Kupangsari, Kamis malam (5/11/2026), dengan diikuti 15 jamaah.
Selain untuk Nyai Bei Mi’ah Hasan, doa bersama juga dipanjatkan bagi almarhum Kyai Hasan bin KH. Abdurrahman, Ismail Mustajab, serta para leluhur yang telah mendahului. Kegiatan ini menjadi ikhtiar jamaah untuk memohonkan ampunan dan rahmat Allah Swt. bagi keluarga serta para pendahulu.
Selaku tuan rumah (shahibul hajat), Maimunah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada ibu-ibu jamaah Yasinan Muslimat NU Kupangsari serta sahabati Fatayat NU yang telah hadir. Ia berharap kehadiran jamaah membawa keberkahan bagi keluarga dan kediamannya.
Sekretaris Ranting Muslimat NU Kupangsari, Junaidah, menjelaskan bahwa yasinan rutin bukan sekadar kegiatan membaca Surah Yasin dan berdoa bersama. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana menjaga istiqamah, mempererat silaturahmi, serta membangun sikap saling mengenal dan memahami antarsesama.
“Yang paling utama, kegiatan ini menjadi pengingat akan kehidupan akhirat. Mencintai dan memeluk cinta dalam doa merupakan bentuk kasih sayang tanpa batas,” ungkap Junaidah.
Sementara itu, Ketua Muslimat NU Gunung Sugih Besar sekaligus Ketua Jamaah Yasinan Kupangsari, Ny. Ratnawati, mengapresiasi konsistensi pengurus dan jamaah dalam menjaga tradisi yasinan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi wujud pengamalan birrul walidain melalui doa bagi keluarga dan para leluhur yang telah wafat, termasuk mengenang Nyai Bei Mi’ah Hasan.
Ratnawati menambahkan, doa juga senantiasa dipanjatkan untuk seluruh keluarga besar jamaah, khususnya mereka yang sedang sakit, agar diberikan kesembuhan serta kesehatan lahir dan batin. Ia berharap jumlah anggota jamaah Yasinan Kupangsari terus bertambah sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat bergabung dalam kegiatan keagamaan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Muslimat NU Kupangsari berkomitmen menjaga tradisi yasinan dan doa bersama sebagai sarana meningkatkan keimanan, merawat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian dan kasih sayang antarsesama. (Junaidah/Rtm)

Social Header