NUSANEWS.COM || Yogyakarta — Forum Kemantren Inklusi (FKI) Kemantren Tegalrejo mengadakan rapat koordinasi pengurus pada Rabu, 13 Mei 2026, di Kantor Kemantren Tegalrejo. Rakor tersebut membahas penguatan program kerja sekaligus strategi pelaksanaan kegiatan di tengah keterbatasan anggaran.
Sebelum rakor berlangsung, sejumlah pengurus FKI Tegalrejo melakukan kunjungan ke Kelurahan Kricak untuk melaksanakan sosialisasi terkait keberadaan dan program FKI. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua FKI Tegalrejo Monda Saragi, SH., M.Si., Sekretaris Herman Setiawan, dan Buharini.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda roadshow FKI Tegalrejo ke empat kelurahan di wilayah Kemantren Tegalrejo.
Melalui kegiatan ini, FKI ingin membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah kelurahan dalam mendorong penguatan layanan dan program inklusi sosial di masyarakat.
Ketua FKI Tegalrejo H. Haryanto, SE., ST. menegaskan pentingnya menjaga konsistensi pelaksanaan program yang telah dirancang oleh organisasi. Ia menyebut kondisi efisiensi anggaran harus dijawab dengan kreativitas dan kolaborasi antar pengurus agar seluruh program tetap berjalan optimal.
“Pengurus harus tetap solid dan mampu menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kondisi anggaran yang tersedia tanpa mengurangi tujuan utama program,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris FKI Tegalrejo Herman Setiawan menyampaikan bahwa dalam rakor juga disepakati rencana kunjungan kerja ke panti rehabilitasi di Solo pada Juli 2026 mendatang.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan dan menjadi bahan evaluasi serta penyusunan program kerja FKI Tegalrejo ke depan.
Melalui rakor dan roadshow ini, FKI Tegalrejo menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam mendukung terciptanya lingkungan yang inklusif, kolaboratif, dan ramah bagi seluruh masyarakat di wilayah Tegalrejo.(LH)

Social Header