Breaking News

Syawalan FKPT Bangirejo Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi dan Ketertiban Warga


NUSANEWS.COM || Yogyakarta,
12 April 2026 — Semangat kebersamaan pasca-Idulfitri mewarnai kegiatan Syawalan yang diselenggarakan Forum Kampung Panca Tertib (FKPT) Bangirejo di Balai RW Bangirejo, Jalan Trimargo, Karangwaru, Tegalrejo, Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun budaya tertib di masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Kota Yogyakarta, Kemantren Tegalrejo, Kelurahan Karangwaru, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha yang selama ini turut mendukung berbagai program pemberdayaan di wilayah Bangirejo.

Koordinator FKPT Bangirejo, K. Herman Setiawan, menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan sebagai fondasi keberhasilan program kampung. Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor, yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Syawalan tahun ini.
“Kolaborasi yang kuat adalah kunci keberlanjutan program. Dengan kebersamaan, kita bisa terus mendorong terciptanya lingkungan yang tertib dan harmonis,” ujarnya.

Lurah Karangwaru, Anggit Safrudin, A.Md., menilai FKPT Bangirejo telah mampu menjadi contoh praktik kolaborasi yang efektif. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha melalui CSR, komunitas, hingga masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kemandirian wilayah.

Sementara itu, Mantri Pamong Praja Kemantren Tegalrejo, Drs. Antariksa Agus Purnama, M.Si., menyampaikan bahwa Bangirejo menunjukkan capaian positif dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Upaya tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya penerapan nilai-nilai panca tertib dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Yogyakarta, Suwarna, S.IP., M.Si., menambahkan bahwa tradisi Syawalan memiliki nilai strategis dalam memperkuat kohesi sosial. Momentum saling memaafkan, menurutnya, dapat menjadi titik awal untuk membangun kembali komitmen bersama dalam menjaga ketertiban, ketentraman, dan saling menghargai di tengah masyarakat.
“Syawal menjadi ruang refleksi bersama, tidak hanya dalam hubungan personal, tetapi juga dalam memperkuat kepedulian sosial dan ketertiban lingkungan,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan saling bersalaman antar peserta, yang semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Bangirejo.

Sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif dalam menjaga kebersihan, FKPT Bangirejo juga merencanakan penyaluran bantuan paket sembako kepada tiga transporter mitra pengelolaan sampah. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi keberlanjutan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, tertib, dan mandiri. (LH)
© Copyright 2022 - NUSA NEWS