NUSANEWS.COM || YOGYAKARTA - Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur (PERMAINTI) Yogyakarta mengecam maraknya aksi kejahatan dan anarkisme, khususnya di wilayah Yogyakarta yang sudah sangat meresahkan masyarakat.
Aksi kejahatan jalanan sampai saat ini masih masif terjadi di wilayah Yogyakarta yang sesekali menimbulkan korban jiwa.
Ini menjadi persoalan serius yang menjadi tanggung jawab bersama semua lini dalam mengatasinya.
Terlebih lagi di Jogja banyak kelompok genk pelajar yang sering terjadi perselisihan dan bertindak anarkis sehingga menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat yang juga harus dicarikan solusi jalan untuk mengatasinya dalam mewujudkan situasi yang kondusif.
Sebagai wujud kecaman terhadap segala bentuk aksi kejahatan, anarkisme dan radikalisme yang sangat meresahkan dan mengganggu stabilitas kamtibmas, Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur (PERMAINTI) melakukan Aksi Damai Pernyataan Sikap di kawasan Tugu Jogja pada Senin (16/03/2026).
Dalam aksi damai itu, Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur (PERMAINTI) membuat pernyataan sikap terkait maraknya aksi kejahatan, anarkisme dan radikalisme di wilayah yogyakarta yang sungguh sangat memprihatinkan dan mengguncang kenyamanan bermasyarakat.
Ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur (PERMAINTI) Yogyakarta, Ali Sidin memimpin aksi damai yang menyatakan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur (PERMAINTI) Yogyakarta mengutuk keras segala bentuk tindakan aksi kejahatan dan anarkisme di negeri ini khususnya di wilayah Yogyakarta.
Mendukung polri dalam upaya menanggulangi aksi kejahatan jalanan untuk menjaga situasi yang kondusif.
"Kami Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur (PERMAINTI) Yogyakarta akan bersinergi dengan Polda DIY dalam upaya menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Yogyakarta," ujar Ali.
"Hari ini kami menyatakan sikap menolak dan melawan segala bentuk aksi kejahatan dan anarkisme. Kami Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur (PERMAINTI) Yogyakarta juga akan terus bersinergi dengan semua lini dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga stabilitas kamtibmas," imbuhnya.
Ali Sidin menyayangkan tindakan sekelompok orang yang sering melakukan aksi kejahatan dan aksi anarkisme yang sering dikaitkan dengan orang Indonesia Timur.
Ali meyakini, mereka hanya memikirkan apa yang mereka anggap benar dan tidak memikirkan dampak buruk apa yang telah mereka timbulkan.
Mereka membuat keresahan, ketidaknyamanan situasi dan kondisi masyarakat.
"Kami Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur (PERMAINTI) Yogyakarta terdiri dari daerah Maluku, Ambon, Papua, Sulawesi, NTT dan NTB bersatu padu dalam menjaga kamtibmas untuk mewujudkan Jogja yang aman dan damai," ungkap Ali Sidin.
( Dw)

Social Header