Breaking News

KARANG TARUNA YOGYAKARTA PERKUAT LITERASI SEJARAH DAN KEISTIMEWAAN DIY DI KALANGAN GENERASI MUDA


NUSANEWS.COM || Yogyakarta,
31 Agustus 2026 — Upaya mengenalkan sejarah, budaya, dan nilai-nilai-Jakarta Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kepada generasi muda terus digelorakan. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi “Sejarah Keistimewaan Yogyakarta” yang menyasar Karang Taruna di berbagai wilayah Kota Yogyakarta yang berlangsung Senin, 31/08/2026 di Ndalem Poenakawan

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman generasi muda mengenai perjalanan sejarah Yogyakarta sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga warisan budaya dan nilai-nilai Keistimewaan DIY.

Lebih dari 100 anggota Karang Taruna dari berbagai wilayah Kota Yogyakarta dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka akan mendapatkan kesempatan untuk memperkaya wawasan melalui pembelajaran sejarah secara langsung, diskusi, serta berbagai materi mengenai perkembangan dan Keistimewaan Yogyakarta.

Ketua Karang Taruna DIY, Drastya Wironegoro, mengatakan kegiatan ini penting untuk memastikan generasi muda tidak hanya mengenal Yogyakarta dari sisi perkembangan kotanya, tetapi juga memahami sejarah panjang yang membentuk identitas daerah.
“Generasi muda perlu memahami sejarah dan nilai-nilai Keistimewaan Yogyakarta secara lebih mendalam. Pemahaman tersebut penting agar mereka memiliki rasa bangga sekaligus kepedulian untuk menjaga identitas dan kebudayaan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, literasi sejarah perlu dikembangkan dengan pendekatan yang menarik dan relevan bagi anak muda. Karena itu, kegiatan tidak hanya mengandalkan penyampaian materi secara konvensional, tetapi juga diarahkan pada pengalaman belajar yang lebih interaktif.
Melalui kegiatan “Sejarah Keistimewaan Yogyakarta”, peserta akan diajak mengenal berbagai peristiwa sejarah, memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Keistimewaan DIY, serta melihat keterkaitan antara sejarah dengan kehidupan masyarakat Yogyakarta saat ini.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi ruang dialog bagi generasi muda untuk menggali lebih jauh tentang sejarah daerahnya. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti sebagai informasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Memperluas wawasan sejarah, membangun kesadaran terhadap identitas dan kebudayaan daerah, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keberlanjutan nilai-nilai Keistimewaan menjadi pesan utama dari kegiatan ini,” lanjut Drastya.

Penyelenggara berharap sosialisasi tersebut mampu mendorong peserta untuk menjadi bagian dari upaya pelestarian sejarah dan budaya Yogyakarta. Generasi muda diharapkan dapat mengenal, memahami, menjaga, sekaligus meneruskan nilai-nilai Keistimewaan kepada generasi berikutnya.
Selain memberikan pemahaman sejarah, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangkitkan kembali kesadaran di lingkungan masing-masing peserta. Pengetahuan yang diperoleh selama sosialisasi diharapkan dapat dibagikan kembali kepada masyarakat sehingga memberikan dampak yang lebih luas.

Dalam rangka memperkuat penyebarluasan informasi, PKKT Yogyakarta juga mengajukan permohonan kepada pimpinan media di DIY agar kegiatan tersebut dapat memperoleh dukungan publikasi. Langkah ini diharapkan dapat membantu memperluas informasi mengenai sejarah dan Keistimewaan Yogyakarta kepada masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.
Sementara itu, sosialisasi akan menghadirkan Dr. Harto Juwono, M.Hum., sebagai narasumber yang akan menyampaikan materi mengenai sejarah Keistimewaan Yogyakarta kepada para peserta.

Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Yogyakarta diharapkan semakin mengenal sejarah daerah, memahami nilai-nilai Keistimewaan, serta memiliki kepedulian yang lebih kuat terhadap keberlanjutan warisan budaya Yogyakarta.
Generasi muda mengenal sejarah, memahami Keistimewaan, dan menjadi bagian dari upaya menjaga Yogyakarta untuk masa depan. (LH)
© Copyright 2022 - NUSA NEWS