NUSANEWS. COM || YOGYAKARTA - Gerakan Rakyat Bersatu Untuk Keadilan dan Kemanusiaan (GeBUKK) mengecam adanya dugaan kekerasan di salah satu tempat penitipan anak atau daycare di wilayah Kota Yogyakarta.
Ketua GeBUKK, Waljito meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kejadian yang telah memakan korban ratusan anak tidak berdosa ini.
Terlebih, diketahui daycare tersebut tidak memiliki izin, GeBUKK juga meminta pihak-pihak terkait untuk menindak daycare tersebut.
"Usut tuntas pelaku kekerasan anak tersebut, dan tindak daycare tersebut karena tidak memiliki izin," ungkap Waljito, Minggu (26/4/2026) kepada awak media.
Menurut Waljito, perbuatan daycare ini sudah melewati batas dan tidak berprikemanusiaan, dengan menyiksa anak-anak yang tidak berdosa.
"Dari foto-foto yang tersebar bisa kita lihat, kelakuan daycare tersebut sangat tidak manusiawi, anak-anak yang tidak berdosa diikat tanpa mengenakan pakaian, hanya mengenakan popok," katanya.
Dia juga meminta kepada orangtua yang anaknya menjadi korban untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian, agar memperkuat dalam pengumpulan barang bukti.
"Jangan takut, orangtua yang anaknya menjadi korban, segera melapor ke pihak kepolisian, agar masalah ini bisa diusut tuntas," tegasnya.
Bahkan kalau ada orangtua korban yang tidak berani melaporkan kekerasan anaknya, GeBUKK bersedia mendampingi para korban dalam pelaporan.
"Kalau melapor sendiri tidak berani, GeBUKK siap mendampingi para orangtua korban kekerasan anak lainnya," pungkas Waljito. (*)

Social Header